Aksi Pertama Tak Direspon, Warga Blokade Akses Fasilitas Milik PHE-ONW

Aksi warga Desa Sedari


KARAWANG,-  Tak direspon tuntutannya pada unjuk rasa pertama, beberapa waktu lalu, ratusan warga enam dusun kembali kepung fasilitas milik PT. PHE-ONWJ di Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Karawang, Jawa Barat, Selasa (14/7/20). Bahkan kali ini warga juga blokade pintu masuk fasilitas MB2 milik Pertamina.

Kepala Desa Sedari, Bisri Mustopa saat dihubungi membenarkan hal tersebut dan menduga bahwa aksi pada hari ini, Selasa 14 Juli 2020 adalah lanjutan dari aksi pertama beberapa waktu lalu.
Menurutnya warga menagih tuntutannya pada aksi pertama.

“Menurut saya warga kembali berunjuk rasa karena Paska musyawarah yang bertempat di kantor desa ­beberapa waktu lalu, PHE-ONWJ belum sama sekali merespon hasil pertemuan tersebut, hingga warga kembali berunjuk rasa,” jelasnya kepada awak media, Kamis(16/7) siang melalui selulernya.

Masih menurutnya warga menuntut tiga hal, yaitu perbaikan lingkungan yang menurutnya khusus kondisi pasir pantai yang saat pembersihan oil spill beberapa waktu silam banyak yang terbawa dan tak diperbaiki atau dikembalikan lagi ke pantai Sedari.

“Selain perbaikan lingkungan, masyarakat juga menagih realisasi pembayaran kompensasi lanjutan atau final dan yang terakhir warga juga mempermasalahkan tenaga kerja warga sekitar,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan berita pembaruan.com, bila aspirasinya tak direspon, warga enam dusun ancam kembali gelar aksi demonstrasi yang lebih besar dari sebelumnya dan ancam bakal segel fasilitas Onshore MB2 milik PT. Pertamina Hulu Energi ONWJ di Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Hal tersebut ditegaskan salah seorang tokoh masyarakat Desa Sedari, asal Dusun Tirtasari, Asden kepada wartawan   Selasa (1/7/20) lalu. (Kus).
Lebih baru Lebih lama