Iklan

Iklan

Gibas Cinta Damai Prihatin dengan Semerawutnya Data KPM

BERITA PEMBARUAN
Jumat, 10 Juli 2020, 10 Juli WIB Last Updated 2020-07-10T07:54:18Z
Sekretaris 1 Gibas Cinta Damai Samsudin

KARAWANG- Terkait dengan berkurangnya Bantuan Sosial Gubernur Provinsi Jawa Barat tahap II di Kabupaten Karawang sebanyak kurang lebih 80.000 bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) membuat prihatin Sekretaris 1 Gibas Cinta Damai Kabupaten Karawang Samsudin Kmd.

Dikatakan Samsudin, dari awal pendataan saja sudah ramai di masyarakat, seperti pendistribusian yang tak sesuai jadwal. Dimana yang seharusnya bulan Mei, Juni dan Juli sudah selesai untuk pendistribusian, ini baru rencana tahap II akan di distribusikan.

"Pemprov Jawa Barat sudah membuat kebijakan kepada masyarakat, betul itu harus diapresiasi. Akan tetapi, saya katakan kebijakan itu tidak bijak," ujarnya.

Seharusnya lanjut Samsudin, adanya pengurangan bantuan tersebut disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat melalui pemerintahan desa, bukan lantas SK pengurangannya ditetapkan terlebih dahulu.

Untuk Kecamatan Tirtajaya sendiri masih menurut Samsudin, banprov tahap I berjumlah 5.972 KPM NON DTKS dan 402  KPM DTKS total 6.424 KPM, rencana Bantuan sosial Gubernur untuk tahap II sebanyak 3.386 KPM berarti ada pengurangan sebanyak 2.988 KPM.

"Apa yang akan terjadi nantinya di masyarakat bila tahap I dapat, akan tetapi tahap II tidak dapat?.
Sudah dipastikan pemerintahan desa lagi yang akan disalahkan oleh warganya," tutur Samsudin mengakhiri.

Sementara menurut, salah satu perangkat desa di Tirtajaya Gepeng Sonjaya mengatakan,  dengan pengurangan bantuan tahap II yang nanti akan direalisasikan. Namun, hal ini diduga tidak melalui diskusi dengan aparat tingkat bawah terlebih dahulu, apa yang akan terjadi nanti jika hal tersebut terealisasi. Hampir pasti, perangkat yang dibawah lah, di desa, yang salahkan oleh masyarakat.

"Awalnya sudah semerawut, tidak menutup kemungkinan untuk tahap II akan lebih semerawut," tuturnya menutup pembicaraan.(za)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Gibas Cinta Damai Prihatin dengan Semerawutnya Data KPM

Terkini

Topik Populer

Iklan