Iklan

Iklan

KPU Gelar Coklit Serentak

BERITA PEMBARUAN
Rabu, 15 Juli 2020, 15 Juli WIB Last Updated 2020-07-15T14:51:12Z
Komisioner KPU Karawang Ikhsan Indra

KARAWANG- Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu, saat ini, sedang melaksanakan tahapan cocokan data dan penelitian diseluruh Indonesia.

Komisioner KPUD Karawang Ikhsan Indra yang ditemui di ruangan kerjanya pada Rabu (16/7/20) siang mengatakan, tahapan coklit terbagi menjadi dua tahapan, yang pertama pada tanggal 15-17 Juli itu dengan menggunakan cara gerakan klik serentak, yaitu masyarakat masuk kedalam website lindungihakpilihmu.kpu.go.id.

Kemudian pada tanggal 18 Juli hingga 13 Agustus itu dengan cara cocokan data dan penelitian (Coklit) serentak di seluruh Indonesia.

Tujuannya kata Ikhsan, untuk mengecek namanya sudah terdaftar atau belum sebagai data pemilih, jika belum silakan lapor ke Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) atau ke Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) di tingkat Kelurahan/Desa.

"Nantinya, para petugas akan secara langsung datang dari rumah ke rumah untuk mengkonfirmasi setiap pemilih di rumah tersebut," tutur Ikhsan, Rabu (15/7/20).

Selanjutnya masih kata Ikhsan, tujuannya untuk mengetahui sesuai atau tidak identitasnya dengan data daftar pemilih, atau untuk mengetahui apakah diantara keluarga ada yang berganti status dari warga sipil menjadi TNI atau Polri atau untuk mengetahui apakah diantara keluarganya ada yang pindah atau bekerja di luar kota.

Dijelaskan Ikhsan, dalam melaksanakan coklit kemasyarakat para petugas harus menjalankan protokoler kesehatan sesuai dengan PKPU No. 6 Tahun 2020 bahwa alat pelindung diri (APD) yang digunakan para petugas yaitu berupa masker, sarung tangan, face shild, dan hand sanitizer.

"Karena coklitnya ini di masa pandemi para PPDP waktu nya singkat, dan diupayakan tidak masuk kedalam rumah hanya diteras saja," tandasnya.(jar)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • KPU Gelar Coklit Serentak

Terkini

Topik Populer

Iklan