Iklan

Iklan

Mobil Angkutan Wisata Terbengkalai, Dishub Klaim Karena Pandemi

BERITA PEMBARUAN
Kamis, 06 Agustus 2020, 06 Agustus WIB Last Updated 2020-08-06T12:51:25Z

KARAWANG- Mobil angkutan Kawasan Wisata Kota (Kawista) yang merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi, saat ini kondisinya terbengkalai.

Kendaraan tersebut yang diperuntukan untuk angkutan wisata di Kawasan Kota tidak berfungsi sebagaimana mestinya dan lama terparkir di halaman Kantor Pemda.

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang Dikhy Prayoga saat dikonfirmasi di ruangan  kerjanya, mengungkapkan, mobil angkutan Kawista merupakan bantuan dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat yang diberikan kepada 18 wilayah kabupaten dan kota.

"Ada 18 kota dan kabupaten, pas kebetulan Karawang dapat satu, tapi sifatnya itu bukan hibah, namun pinjam pakai dari Dishub Provinsi ke Pemerintah Daerah. Jadi ini sifatnya hanya pinjam kalau," ungkapnya.

Dikatakan Dikhy, perencanaan mobil angkutan kawista sudah terencana dari tahun 2019, namun kemudian baru terealisasikan di tahun 2020 pada bulan Februari.


Direncanakan kegunaan mobil angkutan Kawista sesuai arahan dari dishub provinsi untuk dipergunakan khusus di wilayah perkotaan.

"Kita merencanakan awal start nya itu dari Karangpawitan, ke Gedung Galeri, Masjid Agung dan Kampung Budaya, cuman ternyata ada masukan sampai kawasan. Kita sudah konfirmasi ke kawasan, kemudian diizinkan cuma untuk melintasi bukan singgah," tambah Dikhy.

Selanjutnya masih kata Dikhy,dengan belum beroperasinya mobil angkutan Kawista dikarenakan wabah pandemi covid-19 sehingga tertunda.

Sementara untuk pengelolaan mobil angkutan tersebut, Dishub pun melakukan kerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) sesuai arahan yang diberikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang.

Untuk waktunya lanjut Dikhy, masih tertunda juga, tapi informasi dari orang kesekretariatan Berita Acaranya sudah ditanda tangan oleh kepala Dinas Pariwisata dan kepala Kadis Perhubungan.

"Dan bila sudah beroperasi, mobil angkutan Kawista itu akan dikenakan biaya tiket sebesar Rp.15.000 sama besarannya dengan kota lain," jelasnya. (jar).
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Mobil Angkutan Wisata Terbengkalai, Dishub Klaim Karena Pandemi

Terkini

Topik Populer

Iklan