Iklan

Iklan

Karawang Intro 'Hilangnya Semangat Land Reform di Kota Lumbung Padi'

BERITA PEMBARUAN
Sabtu, 19 September 2020, 19 September WIB Last Updated 2020-09-19T06:35:11Z


KARAWANG- Menjelang hari tani nasional, Polisi Resor (Polres) Kabupaten Karawang gelar diskusi terbuka dengan talk show Karawang Intro bertemakan 'Hilangnya Semangat Land Reform di Kota Lumbung Padi' di aula Polres Karawang, Jumat (18/09/20)

 

Dalam talk show kali ini menghadirkan Dinas Pertanian, Komisi II DPRD Karawang, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Petani Muda Indonesia sebagai narasumber serta OKP Cipayung Plus sebagai panelis.


Ketua Komisi II DPRD Karawang, Anggi Rostiana Tarmadi sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Polres Karawang, mengingat Karawang ini sebagai kota lumbung padi.


"Ini sangat luar biasa untuk di publish mengingat terkikisnya semangat land reform, padahal kita tau Karawang ini kota lumbung padi," ujarnya


Menyoal langkanya pupuk di Kabupaten Karawang, Anggi menambahkan bahwa hal itu merupakan kebijakan dari Kementerian Pertanian yang melakukan pengurangan terhadap jumlah kebutuhan pupuk di daerah-daerah karena pandemi covid-19.


"Ya karena memang ini dampak dari covid-19, dan memang kelangkaan pupuk ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Karawang hampir semua alokasi pupuk subsidi dibatasi oleh Kementan, dan upaya yang kita lakukan, kita sudah bersurat dengan Kementan untuk meminta tambahan subsidi pupuk dan alhamdulillah responya na baik tinggal menunggu saja," tambahnya.


Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian H. Hanafi, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan yg dilakukan oleh Polres untuk membangun leading sektor pertanian.


"Ini sangat baik, karena ini salah satu upaya menampung aspirasi untuk menyampaikan informasi kepada kami Dinas Pertanian sebagai leading sektor bidang pertanian, untuk bareng bareng membangun Karawang di sektor pertanian," ucapnya.


Selanjutnya, masih soal kelangkaan pupuk Hanafi menyebutkan ini merupakan kebijakan dari pemerintah pusat.


"Ya kita sedih juga ya, tapi ini kebijakan pusat kita baru dikasih jatah 65 persen dari kebutuhan," imbuhnya.


Selain melayangkan surat ke Kementan, Dinas Pertanian sudah melakukan komunukasi dengan pihak Pupuk Kujang untuk memenuhi kebutuhan pupuk sementara.


""Kita sudah bersurat ke Kementerian supaya bisa menambahkan pupuk dulu gitu, kita juga sudah minta ke PT Pupuk Kujang supaya bisa menyediakan kebutuhan pupuk untuk bulan sekarang," tandasnya.(jar).



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Karawang Intro 'Hilangnya Semangat Land Reform di Kota Lumbung Padi'

Terkini

Topik Populer

Iklan