Iklan

Iklan

Penjelasan Rektor Unsika, Terkait Uang Pangkal Melambung Tinggi

BERITA PEMBARUAN
Sabtu, 12 September 2020, 12 September WIB Last Updated 2020-09-12T06:32:36Z

 

KARAWANG- Iuran Pengembangan Institusi (IPI) Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) yang dinilai memberatkan bagi calon mahasiswa baru jalur seleksi mandiri bukan tanpa alasan, hal ini disampaikan oleh pihak rektorat saat konferensi pers Jumat (11/09/20) disalah satu ruangan gedung Fakultas Agama Islam, UNSIKA Telukjambe Timur, Karawang Jawa Barat. 


Rektor Unsika Prof. Sri Mulyani menjelaskan kebijakan yang dilakukan oleh rektorat Unsika bertujuan untuk mencapai indikator kinerja utama yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Riset dan Teknologi.


"Dua kementerian ini untuk meningkatkan performa perguruan tinggi itu mengeluarkan sebuah indikator, jadi Unsika sebagai bagian dari dua kementerian itu tidak bisa membuat sendiri indikatornya, indikator itu harus dicapai kalo Unsika nya ingin menjadi perguruan tinggi yang diperhitungkan," jelasnya.


Dikatakan, anggaran yang ada pada Unsika itu belum bisa mengakomodir segala kebutuhan untuk memcapai indikator kinerja utama. 


"Dalam tahap bangun kinerja, dimana kinerja itu belum terakomodir dengan anggaran yang ada, anggaran kita cukup tidak cukup, ada untuk membangun tapi ngga ada untuk merawat," katanya sambil menunjukan bangunan yang tak terawat dan gelap.


Kemudian, Rektor menyebutkan ada 121 indkator kinerja utama, 70 program dan 8 diantaranya merupakan kinerja utama terbaru dari Kemendikbud. 


"Program ini belum ada anggarannya, memang ada bantuan dari pusat tapi bentuknya operasional bukan infrastruktur, itulah yang kemudian menjadi salah satu penyebab adanya iuran pengembangan institusi, tapi tidak untuk semua jalur, hanya smmptn saja," jelasnya.


Menurut Ibu Rektor, jumlah mahasiswa baru yang daftar melalui jalur mandiri sekitar 1300 orang, dan 30 persen diantaranya terkonfirmasi dibebaskan dari IPI. 


"Ada sekitar 1300 orang lebih yang lolos seleksi mandiri, 146 orang mendapatkan KIP Kuliah, 389 terkonfirmasi dibebaskan IPI dan 400 orang untuk mengajukan penyicilan, ini bukti kecintaan kita terhadap masyarakat Karawang," tandasnnya.(jar)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Penjelasan Rektor Unsika, Terkait Uang Pangkal Melambung Tinggi

Terkini

Topik Populer

Iklan