Iklan

Iklan

Pilkada Provinsi Kalsel, Kurang Gaungnya Pada Masyarakat Bawah

BERITA PEMBARUAN
Kamis, 10 September 2020, 10 September WIB Last Updated 2020-09-10T07:57:31Z


RANTAU-  Bulan Desember mendatang 270 daerah akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak. Yang salah satu nya adalah Provinsi Kalimantan Selatan.


Di Kalimantan Selatan ini selain Pemilihan Gubernur juga ada delapan Pilkada Kabupaten. Untuk Pilgub Kalsel ada dua Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) yang mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi. Kedua pasangan itu H Sabirin Noor  petahana berpasangan dengan H.Muhidin mantan wali kota Banjarmasin akan head to head dengan DR.Deny Indrayana mantan Menkumham di era Presiden SBY berpasangan dengan Defriadi Drajat mantan wakil bupati Kabupaten Tanah Bumbu yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra.


Pantauan berita pembaruan.com kedua pasangan yang akan maju dalam perhelatan Pilkada di Provinsi Kalsel, seperti H.Sabirin- H.Muhidin diusung oleh Partai Golkar (12 kursi), Pan (6 kursi), PDIP (8 kursi), PKB (5 kursi), PKS (5 kursi), Nasdem (4 kursi)  dengan jumlah kursi 40, di tambah Partai non parlemen PKPI, PSI dan Perindo. Dan pasangan Deny- Defriadi diusung Partai Gerindra 8 Kursi, Demokrat 3 kursi dan 3 Kursi dari PPP.


Namun semua perhelatan demokrasi ini banyak ditanggapi beragam dari masyarakat.



Seperti disampaikan warga Cempaka Kota Banjar, Sabran Syah (43) yang menuturkan, bahwa ia mengetahui ada Pilkada Gubernur, namun tidak mengetahui jelas waktu pelaksanaanya kapan.


"Semoga gubernur nanti siapa pun yang terpilih lebih memperhatikan masyarakat kecil seperti halnya kami supir angkot semoga Sidin (beliau beliau)  mampu menata transfortasi umum seperti kami ini," tutur Sabran pada berita pembaruan.com


Sementara ketika ditanyakan tentang kinerja Gubernur sekarang, Sabran menjawab dengan santai bahwa saat ini transfortasi masih belum baik.


"Ya, begitu lah mas seperti yang mas lihat transfortasi disini kurang di perhatikan. Kalo pa H Deny saya tidak tahu sich, kan sidin (beliau) belum pernah menjabat di sini," ujarnya.


Ditempat terpisah warga Desa Lumpangi Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan Ardi (28) yang keseharianya bertani menyampaikan ketidaktahuan akan ada perhelatan akbar pilkada di Provinsi Kalsel.


"Ulun (saya-red) tahu dari teman akan ada pemilihan gubernur tapi tidak tahu kapan waktu pemilihan nya dan juga tidak tahu siapa calonnya apa lagi partai pengusung nya saya kada (tidak) mengerti banget," ujar Ardi, Rabu (9/9/20).


Ardi  berharap, hanya bagaimana bisa hidup damai lahan pertanian tidak terganggu tambang dan pemerintah memperhatikan nasib petani.


Hal yang sama disampaikan Arul (28) warga Martapura Kabupaten Banjar  supir truk di tambang Batubara ini mengata ketidaktahuan tentang pelaksanaan pilgub dan siapa calonnya.


"Saya minta agar lapangan pekerjaan bertambah, UMR juga bisa lebih besar lagi sekarang kan cuma 2,5 jt an mas UMR nya dan juga ada peraturan untuk karyawan permanen sekarang kan banyaknya kontrak karena perusahaan mungkin menghindari pesangon tambahnya," ungkapnya. (ron).


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pilkada Provinsi Kalsel, Kurang Gaungnya Pada Masyarakat Bawah

Terkini

Topik Populer

Iklan