Iklan

Iklan

Polemik Iuran Pengembangan Institusi (IPI) Unsika, Sejumlah Mahasiswa Baru Mundur

BERITA PEMBARUAN
Jumat, 11 September 2020, 11 September WIB Last Updated 2020-09-11T14:29:49Z


KARAWANG- Kepala Pusat Kajian dan Lembaga Hubungan Masyarakat dan Media Dr. H. Dedi Fahroji S.H., M.H. saat ditemui diruangan LKBH Kamis sore (10/09/20) mengungkapkan, istilah cabut berkas bagi calon mahasiswa baru itu tidak tepat, karena istilah itu hanya ada pada wilayah hukum pidana.


"Bukan cabut berkas, lebih tepat nya tidak meneruskan sebagai calon mahasiswa di Unsika, kita orang LKBH semisal ada pelapor yang melaporkan seseorang, kemudian ada pedamaian sehingga tidak jadi, itu baru namanya cabut berkas," ungkapnya.


Kemudian Dedi, menambahkan mundurnya calon mahasiswa pada Unsika bukan saja terbentur oleh IPI, melainkan mendaftarkan diri juga sebagai calon mahasiswa pada kampus lain.


"Sepengalaman saya beberapa kali ujian mandiri, ada saja anak atau calon mahasiswa itu ikut tes di beberapa kampus, kemudian diterima dan memilih kampus lain itu juga bisa memjadi faktor enggak meneruskannya," tambahnya.


Disisi lain, Sekretaris Pusat Kajian dan Lembaga Hubungan Masyarakat dan Media Margo Hadi Pura S.H., M.H. menjelaskan mekanisme IPI ini terbagi menjadi dua klasifikasi yaitu 70 % untuk orang mampu, dan 30 % untuk orang yang tidak mampu. 


"Kami secara objektif melakukan survei, bukan hanya dengan datang langsung tetapi mengkroscek data yang di upload, kemudian dari data itu nanti orang yang mampu masuk kedalam 70 persen, dan semisal orang yang kemampuan nya dibawah rata rata itu masuk kedalam 30 persen, IPI itu sesuai data yang dimasukan oleh mahasiswa pada saat daftar SMPTN," jelasnya.


Menurut Margo, IPI yang di berlakukan pada kampus Unsika sesuai dengan Permendikbud No. 25 Thn. 2020.


"PTN itu berhak meminta IPI ini dari awal, kita sudah 6 tahun baru meminta uang iuran ini.


"Mahasiswa yang masuk dalam kategori kurang mampu bisa mengajukan cicilan, atau bahkan bisa dibebaskan dengan melampirkan tagihan yang dialami oleh keluarga," tandasnya.(jar)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Polemik Iuran Pengembangan Institusi (IPI) Unsika, Sejumlah Mahasiswa Baru Mundur

Terkini

Topik Populer

Iklan