Iklan

Iklan

Uang Pengembangan Unsika Melangit, Maba Mundur Teratur

BERITA PEMBARUAN
Kamis, 10 September 2020, 10 September WIB Last Updated 2020-09-11T14:28:34Z


KARAWANG- Tingginya Iuran Pangkal Institusi (IPI) bagi mahasiswa baru jalur seleksi mandiri Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA), membuat sejumlah calon mahasiswa megurungkan niatnya untuk berkuliah di perguruan tinggi negeri tersebut.


Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa UNSIKA (BEM U) Teguh Febriyana saat ditemui di halaman sekretariat, Kamis (10/09/20) mengungkapkan bahwa data calon mahasiswa yang mengundurkan diri karena terbentur tingginya uang pangkal sebanyak 37 orang.


"Data yang dikumpulkan ada 37 orang, macem-macem belum di klasifikasikan fakultasnya yang lolos seleksi mandiri, dan saat survei emang dikategorikan kurang mampu," ungkapnya. 


Kemudian, Teguh menjelaskan data calon mahasiswa yang mengundurkan diri merupakan hasil aduan dari perseorangan dan sangat valid.


"Data ini valid, A1 karena hasil aduan perseorangan melalui mentoring saat menjelang PKKMB, banyak yg bilang kita ngga jadi ke Unsika bang atau teh karena ngga sanggup, kalo semisal dihadirkan saya siap hadirkan orang-orangya," jelasnya.


Lebih lanjut lagi, langkah yang dilakukan oleh BEM U terkait permasalahan yang ada, yaitu dengan membuka posko aduan disekretariat BEM U dan akan melakukan audiensi dengan pihak rektorat.


Kita membuat posko aduan lanjut Teguh untuk menerima keluhan teman-temqn, dan kita akan lakukan audiensi besok dengan rektorat terkait permasalahan yang ada di UNSIKA khususnya IPI, untuk tuntutan nya besok saja, karena kalo dijelaskan sekarang khawatir ada yang sabotase," tambah Teguh


"Meskipun hanya ada satu mahasiswa jalur mandiri yang sudah lolos seleksi mandiri dia tidak mampu sehingga mencabut berkas itu adalah masalah," tegasnya.(jar)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Uang Pengembangan Unsika Melangit, Maba Mundur Teratur

Terkini

Topik Populer

Iklan