Barang Bukti Narkoba dari 347 Perkara Dimusnahkan Kejari Depok


DEPOK- Narkoba jenis ganja seberat 7.492 gram dan sabu seberat 985.913 gram, serta obat-obatan jenis tramadol dan ekstasi sebanyak 143 butir dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok. 


Dikatakan Kepala Kejaksanaan Negeri Kota Depok Sri Kuncoro, ribuan barang bukti tersebut didapatkan dari penanganan 347 perkara yang ditangani sejak Januari hingga Oktober 2020.


“Pemusnahan barang bukti ini yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht). Kegiatan memang rutin dilaksanakan. Ada 347 perkara yang sudah diputus untuk dirampas dan dimusnahkan,” kata Sri Kuncoro, di Gedung Kejari Kota Depok, Komplek Perkantoran Kota Kembang, Cilodong, Rabu (14/10).


Pemusnahan ini lanjut Kuncoro, sebagai upaya pihaknya agar menghindari adanya peredaran kembali barang bukti tersebut melalui oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.


“Barang-barang ini sudah tidak memiliki nilai ekonomis dan dikhawatirkan bila beredar lagi di masyarakat, akan membahayakan,” ungkapnya. 


Sementara, selain Kepala Kejari Kota Depok, dalam pemusnahan tersebut juga turut disaksikan langsung oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok seperti Ketua DPRD, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0508/Depok, Kepala Satpol PP, dan juga Sat Narkoba Polres Metro Depok.


Bahwa dari 347 perkara masih kata Sri Kuncoro, yang telah ditangani Kejari Depok, 80 persennya terkait dengan perkara narkotika.


“Sebanyak 80 persen didominasi perkara narkotika, sisanya seperti judi, perampokan, pencurian, dan lain sebagainya,” tutupnya.(mia)

Lebih baru Lebih lama