Berencana Demo, Puluhan Pelajar SMK Diamankan Polisi


KARAWANG- Aksi demo tolak Undang-undang Omnibus Law bukan hanya dilakukan para buruh. Namun diminati juga pelajar. Seperti pagi tadi Polsek Klari amankan puluhan pelajar STM di Karawang, Jawa Barat, Kamis (8/10/20)


Puluhan pelajar STM yang berasal dari berbagai sekolah di beberapa kabupaten di Jawa Barat ini berencana akan bergabung mengikuti aksi unjuk rasa ke gedung DPR RI di Jakarta menolak Omnibus Law.


Pelajar tersebut sebelum sampai di gedung DPR RI, aksi mereka terhenti setelah pihak kepolisian Polsek Klari Karawang mengamankannya.


“Sepertinya ini sudah terorganisir, mereka naik mobil berpencar, kita hanya melakukan penjaringan,” ujar Satgas Pelajar Karawang Dedi.


Diterangkan Dedi para pelajar tersebut akan berangkat ke gedung DPR RI itu mendapat undangan dari media sosial seperti Facebook dan IG. Hal tersebut diketahui lewat percakapan di Grup WhatsApp di ponsel mereka.


Pihaknya bersama Polsek Klari melakukan penjaringan dan hasilnya  60 pelajar anak STM terjaring. Bukan hanya pelajar dari Karawang yang terjaring tapi ada yang dari Subang Purwakarta, bahkan ada dari Tegal,” terangnya.


“Kami akan berikan edukasi kepada para pelajar, biarkan nanti pihak kepolisian yang akan melakukan pembinaan dan memanggil pihak sekolah dan orang tua,” jelas Dedi.


Selanjutnya Guru SMK PGRI Cikampek Bambang merasa kaget ketika melihat ada anak didiknya yang terjaring oleh satgas pelajar dan Polisi.


“Ini kan masa sekolah daring, absen pun pakai google map untuk mengetahui lokasi anak tersebut, tapi kita masih kecolongan,” tutur Bambang.(red)


Lebih baru Lebih lama