Iklan

Iklan

Panen Bawang Merah di Tapin Hasilkan 9,3 ton Per Hektar

BERITA PEMBARUAN
Selasa, 20 Oktober 2020, 20 Oktober WIB Last Updated 2020-10-20T14:22:25Z


RANTAU- Kepala Dinas Pertanian (Kadis) Kabupaten Tapin Wagimin SP., MM., hadiri Acara Panen Bawang Merah pada Kegiatan Pengembangan Bawang Merah di Kelompok Tani Mekar Bersama II di Desa Purut dan Desa Sabah Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan, Selasa (20/10/20)


Pada kesempatan tersebut Kadis Pertanian Wagimin mengatakan bahwa hari ini kita mewakili panen bawang merah di Desa Sabah Kecamatan Kabupaten Tapin kita tanam bawang di tahun ini di 14 hektare, 


"Alhamdulillah para petani bawang kita sudah melaksanakan panen, baik itu untuk pengembangan, atau untuk produksi yang mengisi pasar dan untuk penangkaran yang disiapkan  menjadi bibit," ucap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, Selasa (20/10/20) 


Karena saat ini terang Kadis, waktu menjelang musim tanam, diwaktu awal musim hujan kita harapkan hasil panen ini bisa dijadikan bibit musim tanam di periode Maret 2022 nanti. 


"Syukur Alhamdulillah pada hari ini kita bisa panen, dan produknya bisa bagus. Dan di Sabah ini, hasilnya rata-rata per hektar nya 9,3 ton. Dengan bibit varietas Bima Brebes dan Super Philip dan ini tersebar di tiga kecamatan," ucap Wagimin.


Sebenarnya kata Wagimin, hasil panen ini sudah melebihi target. Awalnya menargetkan 8 ton per hektar. Alhamdulillah yang di Sabah ini bisa mencapai 9,3 ton per hektarnya. Sesuai dengan target bahkan sudah melebihi.Dan ini bisa membantu kebutuhan pasar lokal. 


"Sehingga nantinya bisa membantu kebutuhan pasar yang ada di Kabupaten tetangga kita," papar Wagimin.


Namun, kata Wagimin, bukan berarti tanpa kendala dalam penanaman bawang merah ini. Kendala untuk bawang merah perawatannya cukup tinggi, dan biaya produksinya pun cukup besar. Makanya petani harus tekun dalam melakukan perawatan ini. 


"Apa lagi di musim penghujan seperti saat ini, hama penyakit sangat riskan sekali. Petani harus jeli mengontrol kebunya untuk merawat tanaman tersebut, agar bisa berproduksi dan tumbuh dengan baik," paparnya.


Diharapkan Wagimin semoga para petani bawang kita terus melakukan pengembangan taman dalam rangka untuk mencukupi kebutuhan yang ada di daerah. Dan untuk menekan inflansi yang ada di daerah, sehingga harga  dipasaran stabil.


" Untuk harga partai besar saat ini 23 ribu rupiah per kilonya. Di sini sebentar lagi kita akan mengalami stagnasi produksi di pasaran, jadi suplainya di bulan Desember -Januari akan berkurang, karena di Jawa tidak ada tanaman. Makanya kebetulan di Tapin bisa panen pas kering. Suplai dari Jawa akan terlambat sehingga kita bisa mengisi pasar," jelas Kadis Pertanian.


Selain Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wagimin SP,. MM.yang hadir. Juga Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Wahyudi Pranoto, Sekretaris Kecamatan Bungur dan Muspika turut serta menghadiri kegiatan tersebut.(ron)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Panen Bawang Merah di Tapin Hasilkan 9,3 ton Per Hektar

Terkini

Topik Populer

Iklan