Iklan

Iklan

Pekan Sagu Nusantara 'Sagu untuk Indonesia Maju' Digelar di Tapin

BERITA PEMBARUAN
Rabu, 21 Oktober 2020, 21 Oktober WIB Last Updated 2020-10-21T05:46:21Z


RANTAU- Pekan Sagu Nusantara 14 Provinsi se Indonesia secara daring lokasi di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Tapin di Jalan Jenderal Sudirman, Rantau Kiwa Tapin Utara Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan.


Kegiatan dengan Tema Sagu untuk Indonesia Maju Kabupaten Tapin dan Barito Kuala (Batola) yang mewakili Kalsel mendapat rekor Muri dari daerah pemanfaatan sagu.


Pantauan berita pembaruan.com di lokasi Selasa 20 Oktober 2020 pada pukul 12.46-13.01 Wita kurang lebih 7,5 menit secara serentak tamu yang hadir dengan bersama-sama makan panganan hasil olahan sagu.



Acara itu juga dihadiri Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapin H.Masyraniansyah, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Errani Martin, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Perindustrian, Kabag Ekonomi dan Pembangunan, Perwakilan Bank Kalsel, Bank BRI dan pelaku UMKM khusus pengolahan panganan berbahan sagu.


Menurut Sekda H.Masyraniansyah mengatakan bahwa tanaman sagu adalah salah satu dari lima tanaman yang terlaporkan secara statistik perkebunan Kabupaten Tapin. Tanaman sagu umumnya adalah tanaman yang tidak dibudidayakan, namun banyak tersebar di Kabupaten Tapin dan sentranya ada di dua kecamatan, yaitu Candi Laras Utara  dan Candi Laras Selatan. 


Dalam perkembangannya lanjut Sekda, sebagian besar baru diolah sampai produk setengah jadi oleh pelaku usaha, yaitu berupa tepung sagu basah. Sementara tepung sagu basah sudah di pasarkan ke luar daerah seperti Jawa dan Kalimantan Tengah sebagai bahan dasar mie sagu.


"Dan untuk pasar Kabupaten Tapin sendiri, sebagai bahan dasar pembuatan makanan daerah dan kue 

bubur sagu, bubur gunting, cendol sagu, pais sagu dan berbagai jenis kue lainnya," papar H.Masyraniansyah.


Lanjut Masyraniansyah di Tapin termasuk budaya banjar setiap bulan ramadhan ada namanya pasar wadai  (kue) bermunculan pedagang kuliner sebagai sajian untuk buka puasa dan berbahan dasar sagu. 


"Saat itu kebutuhan masyarakat untuk bahan dasar tepung sagu meningkat," jelas Sekda (ron)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pekan Sagu Nusantara 'Sagu untuk Indonesia Maju' Digelar di Tapin

Terkini

Topik Populer

Iklan