Bawaslu Tapin Gelar Rakor Tertibkan APK

 Ketua Bawaslu Tapin Thessa Aji Budiono


RANTAU- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tapin gelar Rapat Koordinasi (Rakor) kelompok kerja pengawasan kampanye dan penertiban alat peraga kampanye (APK) terkait Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Senin (9/11/20).


Ketua Bawaslu Kabupaten Tapin Thessa Aji Budiono mengatakan, terkait dengan penertiban APK yang ada di Kabupaten Tapin. Ini sudah kita koordinasikan dengan instansi- instansi yang juga diikutkan dalam pokja pengawasan kampanye.


"Penertiban APK tadi, selain Bawaslu sendiri tadi juga ada dari unsur Pemerintah Daerah melalui Dinas Satpol-PP, Damkar, kemudian dari unsur Satgas Covid-19, TNI dan Kepolisian," ujar Ketua Bawaslu saat diwawancarai di kantor Bawaslu jalan SPG Rantau Kiwa, Tapin.


Sehingga rapat tadi lanjut Thessa Aji, kita sudah mengkoordinasikan untuk langkah tindak lanjutnya, pertama kita jelas akan menyampaikan surat kepada tim kampanye semua paslon, terkait alat peraga yang ada di Tapin saat ini. Baik status maupun juga kejelasan keberadaan alat peraga itu.


Dan apabila ada sangkut pautnya dengan tim kedua paslon ada alat peraga yang mungkin peletakannya tidak sesuai dengan ketentuan kita harap dirubah atau ditertibkan sesuai dengan peraturan. 


"Sepertinya terpasang tidak semestinya misalnya di jembatan, tempat ibadah yang melanggar aturan. Dan kita akan melakukan penertiban yang direncanakan hari Jumat depan, 13 November," ujarnya.


Namun kata Thessa Aji sebelumnya kita akan rapat dengan Panwaslu Kecamatan. Supaya Panwaslu Kecamatan (Panwascam) juga mengkoordinasikanya, karena di kecamatan itu ada Pokja.


"Karena yang bergerak di lapangan itu Panwaslu, kita yang di kabupaten akan berkeliling memantau dan mengkoordinir," tandasnya.


Sementara dalam penertiban APK tersebut masih kata Thessa Aji, kita akan menjaga agar APK tersebut tidak sampai rusak. Kita jaga agar tidak rusak. Selanjutnya kita akan kumpulkan di kecamatan masing-masing sesuai dengan sekretariat dengan panwas kecamatan.


"Dan APK yang terkumpul itu bisa diambil oleh pemiliknya, kemudian bisa dipasang kembali asal sesuai dengan ketentuan," jelas Ketua Bawaslu.(ron)




Lebih baru Lebih lama