Iklan

Iklan

Calon Wakil Walikota Depok Kutuk Pernyataan Presiden Prancis

BERITA PEMBARUAN
Selasa, 03 November 2020, 03 November WIB Last Updated 2020-11-03T09:40:08Z


DEPOK- Umat Islam dunia marah terkai statemen presiden Prancis Emmanuel Macron, atas pelecehan dengan mendukung kalikatur Nabi Muhammad dipajang di negara tersebut.


Calon Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono menanggapi pernyataan presiden Prancis tidak terpuji tersebut.


“Kita islam merasa tersinggung atas apa yang disampaikan Emmanuel Macron. Apalagi sekarang kita sedang merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pernyataan Emmanuel Macron ini tentu sangat membuat hati umat muslim di seluruh penjuru dunia tersakiti,” kata Imam Budi Hartono, Selasa (3/11/20).


Dikatakan Imam, sebagai seorang pemimpin negara, tak layak bagi Emmanuel Macron mengeluarkan pernyataan yang sangat menyinggung hati umat Islam. Sebab hal tersebut menyangkut dengan keyakinan umat Islam dan hal sakral dalam agama.


“Tidak layak seorang presiden yang memimpin negara maju mempertontonkan sikap intoleran di hadapan dunia. Sikap itu patut dikecam,” tuturnya.


Pernyataan Emmanuel Macron lanjut Imam, seakan memperlihatkan watak dan sikap intoleran bagi umat lain yang menghormati Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin tertinggi agama.


“Dia (Marcon) memperlihatkan kekerdilan berpikir, dan terkesan menyeret dunia dalam kegaduhan. Karena ini menyangkut dengan keyakinan umat, dan hal sakral terkait suatu agama,” tegasnya.


Lanjut Imam Presiden Macron, harus mengubah cara berkomunikasinya termasuk meminta maaf kepada masyarakat dunia. Jangan karena berdalih kebebasan berekspresi kemudian menodai agama lain dan menciptakan kegaduhan dunia.


Menurutnya kebebesan berekspresi harus ditempatkan di posisi yang tepat supaya tidak menimbulkan kekacauan.


“Sebagai bentuk kekecewaan dan protes, umat Islam pun menyerukan memboikot segala bentuk produk dari Prancis yang beredar di Indonesia.


Dengan bentuk protes ini, semoga dapat mengetuk hati Presiden Prancis dan meminta kepada meminta maaf kepada seluruh umat Islam atas pernyataan yang telah dibuatnya,” terang Imam.


Ditegaskan Imam, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah melayangkan surat kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait penghinaan kepada Nabi Muhammad. PKS, lanjut Imam, tidak bisa diam atas pernyataan Macron sebagai tanda bukti cinta kepada Nabi Muhammad SAW.


PKS, sambung Imam, sangat mengecam dan mengutuk keras sikap Macron karena dinilai provokatif dan tidak sesuai dengan nilai fundamental dan demokrasi serta penghormatan terhadap keberagamaan.


“Saat kita mencintai seseorang maka tak akan pernah rela jika ada seseorang yang kita cintai dihinakan dan dinistakan,” tandasnya. (Mia/red). 


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Calon Wakil Walikota Depok Kutuk Pernyataan Presiden Prancis

Terkini

Topik Populer

Iklan