Iklan

Iklan

Dinas Perindustrian Gandeng Dekranasda Tapin Gelar Pelatihan Pewarnaan Sasirangan

BERITA PEMBARUAN
Sabtu, 21 November 2020, 21 November WIB Last Updated 2020-11-21T13:44:18Z


RANTAU- Dinas Perindustrian bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tapin menggelar Pelatihan Pewarnaan Sasirangan berbahan alami untuk Industri Kecil Menengah (IKM) Sasirangan se Kabupaten Tapin di Gedung diklat Hammy Jalan SPG Rantau Kiwa, Tapin Kalimantan Selatan (Kalsel), selama lima hari mulai Selasa 17 - 21 November 2020.


Sasirangan adalah kain khas urang Banjar Kalsel yang semakin dikenal luas dan mendapat tempat baik dikancah nasional bahkan Internasional. 


Sasirangan juga menjadi seragam wajib di hari Jumat bagi para pegawai di lingkungan pemerintahan, perbankan, swasta di Kalsel. Tidak sedikit pejabat dan tokoh-tokoh nasional pun yang mengenakan baju sasirangan dalam acara-acara resmi mereka. 


Tak ketinggalan event fashion weeks ajang pameran busana nasional yang biasa di adakan di JCC Jakarta setiap tahun pun sasirangan selalu ikut serta dalam ajang bergengsi tersebut, bahkan pada tahun 2019 yang lalu pagelaran Akbar tersebut  bertema 'Sasirangan of South Kalimantan'.


Dalam sambutanya ketua Dekranasda Tapin Hj Ratna Eliyyani mengatakan, kain sasirangan memiliki beberapa keunggulan jika di banding dengan jenis kain di daerah lain yang ada di Indonesia. Warna dan desaign yang variatif serta berani, sehingga bisa dikatakan lebih up to date atau bisa mengikuti trend mode beberapa designer fashion nasional pun mengakuinya 


"Melihat makin cerahnya prospek kain Sasirangan sebagai wastra (kain) nasional Indonesia, maka semestinya lah kesempatan ini kita tangkap jadi sebuah peluang pasar bagi pelaku IKM Sasirangan khususnya IKM yang ada di Kabupaten Tapin," papar Hj.Ratna, Sabtu (21/1/20).


Lanjut Ratna, terobosan dan inovasi baik dari motif, bahan, design dan teknik pewarnaan pun wajib dicermati  setiap pegiat kain sasirangan, seperti yang lagi trend beberapa tahun terakhir ini bernuansa kembali ke alam. 


"Dalam pewarnaan kain dan produk fashion atau lebih keren nya back to nature, trend mode dan permintaan pasar seperti ini mesti di ikuti oleh para pelaku IKM Sasirangan di Tapin dengan tidak meninggalkan ciri khas dari sasirangan Tapin itu sendiri," terangnya.


Ciri khas Sasirangan Tapin hingga saat ini memiliki 19 motif, seperti motif naga, balahendang, bawang tunggal, panting polantan, gasing kemuning, ayunan raja datu ujung, dandang badangung, wayang topeng, parang balingan, buhan tikup, papan suruy, halang manyaung, layang- layang, bakacak pinggang, papakuan, anak bajang baganding tangan, daun sirih, daun salam, tugu sirang pitu, daun jeruju dan motif purun. (ron).


 


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dinas Perindustrian Gandeng Dekranasda Tapin Gelar Pelatihan Pewarnaan Sasirangan

Terkini

Topik Populer

Iklan