Iklan

Iklan

Kader Pangan Tapin Mendapatkan Pelatihan dari Chef Ternama

BERITA PEMBARUAN
Selasa, 24 November 2020, 24 November WIB Last Updated 2020-11-24T15:07:15Z


RANTAU- Tim Penggerak (TP) PKK dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapin gelar pelatihan pangan lokal, Selasa (24/11/20) di gedung Triguna Jalan By Pass Rantau, Tapin Kalimantan Selatan.


Pantauan media di lokasi, Ibu-ibu kader pangan mendapat pelatihan dan sosialisasi pengolahan pangan dari Dinas Ketahanan Pangan berkolaborasi dengan TP PKK Kabupaten yang instrukturnya chef Junai (Ahmad Junaedi) chef dari hotel Banjar Internasional (HBI) dan chef Deddy Hatta Permana S.Gz


Acara tersebut dihadiri juga ketua TP PKK Kabupaten Tapin Hj Ratna Eliyyani Arifin Arpan, Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Tapin Bastian SP.


Sementara instruktur Chef Junai kepada para peserta memberikan pelatihan beberapa menu makanan kue dan minuman yang berbahan dasar panganan lokal seperti, ubi gulung isi serundeng haruan berbahan dasar ubi kayu, ikan haruan (ikan gabus), kelapa, dan rempah-rempah, salad kolang kaling dengan bahan dasar buah-buahan, kolang kaling dan tapai singkong dan lainnya, kue sagu isi lumer dari tepung sagu, wedang kembang belimbing minuman dari kembang belimbing.


Sedangkan ahli gizi Deddy Hatta yang juga berprofesi sebagai penulis serta penyiar radio menyampaikan, kenyang dan bergizi tidak mesti harus nasi ke aneka ragaman pangan khususnya panganan lokal banyak manfaat seperti umbi-umbian banyak kandungan gizinya umumnya mengandung karbohidrat, beragam manfaat karbohidrat kompleks. 


Sementara menurut Ketua PKK Tapin Hj Ratna Eliyyani, diawal sambutannya berpesan agar tetap mematuhi prokes dengan 3 M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan. Ditambahkan Ratna, pangan lokal itu, selain sebagai sumber pangan alternatif pengganti beras dan terigu, juga bisa menjadi konsumsi dan  tujuan ekonomi.


"Di Tapin pangan lokal banyak ada sagu yang tersebar di wilayah Candi Laras Utara dan Candi Laras Selatan, singkong, ubi jalar atau gumbili, talas, pisang dan itu semua tinggal kita berupaya untuk mengembangkan, memanfaatkan serta sentuhan inovasi," ujar Hj. Ratna Eliyyani.


Lanjut Ratna, kalau selama ini kita memasak dan menyajikan masih memakai pola tradisional turun temurun dari nenek moyang kita.


"Adanya sosialisasi dan pelatihan ini agar melahirkan tangan-tangan terampil dan inovatif, hadir menu-menu baru yang lebih menarik dari segi konsumsi dan bernilai ekonomi," terang Ratna.


Dalam waktu yang sama Festival Pangan Lokal B2SA menerima  piagam, hadiah juara ke dua perlombaan tingkat Provinsi.(ron )


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kader Pangan Tapin Mendapatkan Pelatihan dari Chef Ternama

Terkini

Topik Populer

Iklan