Iklan

Iklan

Polisi Ciduk Pelaku Percobaan Pembunuhan Pendukung Calwakot

BERITA PEMBARUAN
Jumat, 13 November 2020, 13 November WIB Last Updated 2020-11-13T12:13:12Z


JAKARTA- Pelaku percobaan pembunuhan terhadap pendukung Calon Walikota Makassar ditangkap Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ).


Peristiwa yang terjadi di depan gedung Kompas TV, Tanah Abang, Jakarta Pusat,  Sabtu (07/11/20) lalu.


“Kasus tersebut, berawal pada saat korban MM tiba di Jakarta untuk menghadiri Debat Calon Wakil dan Walikota (Makassar) yang diselenggarakan salah satu TV swasta pada (07/11/20) yang lalu,” kata Kabid Humas PMJ Kombes Pol Yusri Yunus didampingi Dir Reskrimum Kombes Tubagus Ade Hidayat, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/11/20).


Saat itu korban sedang menunggu beberapa temannya, kata Yusri, tiba tiba seseorang yang tidak dikenal langsung menikam korban pada bagian pinggang sebelah kiri.


“Akibat penusukan tersebut, korban mengalami luka berat lalu dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pengobatan,” ucapnya.


Lanjut Yusri, pelapor selaku kuasa dari korban melaporkan kejadian

tersebut kepada pihak Kepolisian Polres Jakarta Pusat guna dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.


Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan di lokasi kejadian, tim Opsnal Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat berhasil mengamankan para tersangka di tempat yang berbeda.


“Tim Opsnal dari Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, berhasil menangkap 5 orang tersangka berinisial F (40), MNM (50), S (51), AP (46) dan S alias AR (39). Mereka memiliki peran yang berbeda,” ungkap Yusri.


Sambung Yusri, kami juga masih mengejar dua orang tersangka dan menetapkan sebagai DPO, yang identitasnya sudah kami ketahui.


Yusri menjelaskan motif para tersangka melakukan aksi penusukan terhadap pendukung pesaing calon wakil dan walikota Makassar.


“Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, kasus tersebut bermula dari salah satu tersangka MNM yang mengirim video penghinaan (provokasi) yang dilakukan oleh korban MM kepada tersangka F," ujarnya.


Oleh tersangka F masih kata Yusri, video penghinaan tersebut di upload dalam Group WhatsApp bernama Forum Bugis Makassar Bersatu (FBMB) Metro, dimana selaku admin group tersebut adalah tersangka AP.


Kemudian, pada tanggal (07/11) tersangka AP mendapatkan perintah dari MNM untuk mengumpulkan anggota grup untuk bertemu di daerah Pesing Jakarta Barat.


“Kemudian para tersangka dengan lima unit sepeda motor menuju lokasi korban di sekitar Tanah Abang Jakarta Pusat. Tersangka MNM mengatakan kepada para tersangka lainnya untuk mengawasi jalannya eksekusi yang akan dilakukan oleh tersangka lainnya,” kata Yusri.


Setelah korban di tusuk, kata Yusri, tersangka F melarikan diri bersama tersangka AR alias R (DPO) menggunakan sepeda motor.


“Kemudian tersangka F membuang pakaian yang dipakai setelah ekseskusi tersebut di sungai sekitaran jembatan dekat Roxy Jakarta Barat untuk menghilangkan barang bukti,” ungkapnya.


Sedangkan kata Yusri, tersangka MNM memerintahkan kepada seluruh anngota FBMB Metro untuk menghapus seluruh video dan berikut chat wa di dalam group untuk menghilangkan barang bukti agar tidak dapat terdeteksi oleh pihak kepolisian.


Dari keterangan tersangka F, mereka memberikan uang kepada eksekutor berinisial S sebesar Rp 1,5 juta rupiah.


“Lalu, oleh tersangka S uang tersebut dibagikan kepada tersangka F sebesar Rp 500 ribu rupiah dan tersangka JH juga sebesar Rp 500 ribu rupiah,” papar Yusri.


Akibat perbuatannya para tersangka akan dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 55 ayat 1 Jo Pasal 351 ayat 2 KUHP dan atau Pasal 355 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 53 KUHP Jo Pasal 340 KUHP dengan ancaman pidananya diatas lima tahun penjara (Okta)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Polisi Ciduk Pelaku Percobaan Pembunuhan Pendukung Calwakot

Terkini

Topik Populer

Iklan