Iklan

Iklan

Lipsus: Kabupaten Tapin Lumbung Pangan di Provinsi Kalimantan Selatan

BERITA PEMBARUAN
Rabu, 02 Desember 2020, 02 Desember WIB Last Updated 2020-12-02T09:35:38Z


RANTAU- Tapin merupakan kabupaten dengan luas 2,174 km² lebih yang mempunyai potensi besar di sektor pertanian. Hal itu mampu menjadi salah satu kota lumbung pangan di Kalimantan Selatan.


Keseriusan Pemerintah Kabupaten Tapin sangat tampak dalam mengelola sektor pertanian, ini dibuktikan dengan  penghargaan bergengsi dari Presiden RI, berupa Satya Pangan Nusantara di tahun 2017 dianugerahkan kepada Bupati HM.Arifin Arpan.


Sebelumnya Tapin berhasil mengembangkan budidaya pertanian bawang merah, dan di tahun 2020 ini Pemkab ini lebih mengambangkan pertanian cabai hiyung, jagung hibrida, dan jahe merah.


Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah terkenal dengan Cabai yang tingkat kepedasannya 17 kali lipat dari cabai rawit biasa lainnya. Dan itu bisa dijadikan Icon pertanian saat ini.


Pasalnya, "Cabai Hiyung Tapin Mendunia, Kepedasannya 17x lipat" yang baru-baru ini masuk dalam Top 45 SinoVik dari KemenPAN-RB, dan diserahkan secara langsung oleh Menteri PAN dan RB RI Tjahjo Kumolo SH kepada Bupati Tapin HM Arifin Arpan pada Rabu (25/11/20) di Jakarta, (berita pembaruan.com, 25 November 2020).


Sementara, produk olahan cabai rawit hiyung abon cabai sudah mendapat nomer izin edar pangan olahan dari BPOM pada 20 November, berhasil meraih juara kedua pada ajang tingkat nasional yakni inovasi bisnis sederhana Astra 2020.


Dan hasilnya Cabai tersebut, memiliki tingkat kepedasan 94.500 ppm direncana akan siap ekspor ke beberapa negara Eropa dan Asia melalui PT Astra grup.


" Cabai hiyung ini merupakan varietas lokal yang sudah terdaftar di Kementerian Pertanian, maka Pemerintah Kabupaten Tapin bertanggung jawab atas perkembangan dan pembudidayaannya, sehingga tidak hilang," ujar Bupati Tapin HM Arifin Arpan.


Cabai yang terdaftar sebagai varietas tanaman lokal dari Kementrian Pertanian RI dengan Nomer 09/PLV/2012 tanggal 12 April 2012.



Bukan hanya unggul di Cabai Hiyung saja, untuk menjadi salah satu sentral pertanian Kabupaten Tapin juga miliki unggulan lainya seperti Jagung hibrida. Saat ini Kalimantan Selatan khususnya Kabupaten Tapin sudah mempersiapkan lahan seluas 1.130 hektar yang tersebar di delapan kecamatan.


Pemerintah pun mengajak para petani untuk ikut dalam budidaya pertanian jagung yang biasa digunakan untuk bahan olahan pakan ternak.


"Untuk pasarnya sendiri, hasil pertanian jagung hibrida bisa dikirim ke pabrik pakan ternak yang berada di Kabupaten Tanah Laut," ujar Wakil Bupati Tapin, H Syafruddin Noor beberapa waktu lalu.


Ini untuk meyakinkan masyarakat agar tidak usah takut untuk membudidaya jagung hibrida, karena pangsa pasarnya atau hilirnya sudah tersedia jelas.


Sementara di Desa Bagak Kecamatan Hatungan sekitar 70 kilometer dari pusat Pemerintahan Kabupaten Tapin, Rantau, ada sekitar 80 persen masyarakat disana, selain berkebun karet juga membudidaya jahe merah.


Untuk diketahui, lahan pertanian jahe merah di desa itu, luasnya mencapai 60 hektar lebih. Daerah tersebut kebanyakan lahan yang dimanfaatkan merupakan lahan yang sudah tidak digunakan yang awalnya merupakan lahan bekas pertambangan. (ron)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Lipsus: Kabupaten Tapin Lumbung Pangan di Provinsi Kalimantan Selatan

Terkini

Topik Populer

Iklan