Polres Tapin Raih WTP atas Prestasi Sepanjang Tahun 2020


RANTAU- Diluar biasan Polres Tapin merilis kinerja akhir tahun 2020 bertempat di masjid Al-Amanah Mapolres Tapin, Kalimantan Selatan, Rabu (30/12/20).

Dalam rilis tersebut Kapolres Tapin AKBP, Pipit Subiyanto Sik MH menyampaikan capaian kinerja di wilayah hukum Kepolisian Resor Tapin, untuk korban meninggal dunia akibat lakalantas pada tahun 2020 mengalami penurunan dibanding tahun 2019 (2019=24 orang - 2020=20 orang) namun untuk korban luka berat ada kenaikan (2019 =1 orang - 2020 = 4 orang) korban luka ringan (2019 = 53 orang - 2020 = 44 orang).

"Sedangkan penyelesaian perkara ( 2019 = 35 - 2020 = 29) jumlah kecelakaan lalu lintas  tahun 2019 ada 52, perbandingan tahun 2020 berjumlah 44 lakalantas, untuk kerugian materil akibat lakalantas tahun 2019 Rp 199.900.000 di tahun 2020 Rp 132.700.000 persentase perkara di tahun 2019 = 67% di tahun 2020 = 66% ada penurunan 1 % hal tersebut," papar AKBP Pipit.


Lebih lanjut Kapolres menerangkan hasil operasi yustisi dari  4 September 2020 sampai dengan 29 Desember 2020 sejumlah 168.135, dengan rincian teguran tertulis 4.148 pelanggar, teguran lisan 154.454,sanksi sosial 10.514 pelanggar, penutupan sementara 19 pelanggar.

"Terkait pengungkapan kasus pidana narkotika jenis sabu di tahun 2020 di Kelurahan Rantau Kiwa Kecamatan Tapin Utara seberat 120 gram dengan jumlah tersangka 2 orang. Kasus menonjol lainnya yang pernah diungkap Polres Tapin selama 2020 terkait pengungkapan kasus pembunuhan dimana seorang suami membakar istrinya sendiri di Kecamatan Candi Laras Utara.

"Pengungkapan kasus menonjol lainnya tindak pidana pengeroyokan atau kekerasan yang mengakibatkan kematian di Desa Kalumpang Kecamatan Bungur dengan tersangka 3 orang," jelasnya.

Untuk daya serap masih menurut AKBP. Pipit, anggaran Polres Tapin selama tahun 2020 merealisasikan anggaran sebesar Rp. 27.781.574.685 dari pagu anggaran Rp. 28.160.835.000 tersisa Rp. 379.260.315 untuk pegawai, untuk barang menghabiskan anggaran sebesar Rp 15.481.755.995 dari pagu anggaran sejumlah Rp. 16.456.361.000 tersisa Rp.974.605.005, total untuk pegawai dan barang Rp.44.617.196.000 dan terealisasi total Rp. 43.263.330.680 jadi masih tersisa Rp.1.353.865.320 = 96,97% yang terserap.

"Sedangkan selama Covid-19 Polres Tapin telah memberikan bantuan sosial berupa beras sebanyak 56 ton atau 120.000 bungkus dan membagikan masker sebanyak 209.800 pcs. Adapun penghargaan yang di raih Polres Tapin atas prestasinya di tahun 2020 ini pada tanggal 21 Desember 2020 mendapatkan Predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementrian PAN dan RB Republik Indonesia," tandasnya.(ron)

Lebih baru Lebih lama