Iklan

Cempaka Raya Tapin Tiga Hari Terendam Banjir

BERITA PEMBARUAN
Sabtu, 16 Januari 2021, 00:04 WIB Last Updated 2021-01-26T09:52:49Z


RANTAU- Sebagian wilayah di Kalimantan Selatan terkena musibah banjir sejak hari Rabu 13 Januari 2021 dengan ketinggian air di salah satu wilayah mencapai dua meter.


Pantauan beritapembaruan di Cempaka Kelurahan Raya Belanti Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin, Jum'at (15/1/2021) pagi  hingga siang, air mulai surut. Namun siang harinya, hujan kembali turun, hingga volume air kembali naik meski tidak setinggi sebelumnya Kamis (14/1/2021) ketinggian air yang mencapai 1,5 meter.


Di posko bencana Raya Belanti terlihat aparat kepolisian, Dinas Kesehatan Kabupaten dan Puskesmas Binuang serta relawan lainnya masih berjaga. 


Untuk ketersediaan logistik Maryudin penanggung jawab dapur umum kepada beritapembaruan mengatakan, logistik masih cukup untuk tiga hari ke depan. Bahkan donatur yang menyumbang masih terus berdatangan. Ia membenarkan kalau masih ada warga terdampak di RT 12,13 dan 14 masih ada yang bertahan rumah masing-masing.


"Jumlah nya kurang dari seratus karena sebagian sudah dievakuasi ke penampungan di Diklat SSB Binuang. Ada juga yang ikut di rumah keluarganya serta ada juga yang di rumah-rumah tetangga di sini," tutur Maryudin, Jumat (15/1/21).


Di tempat terpisah Kabagops Polres Tapin Kompol Raindhard Maradona mengatakan, sore hari ini di Raya Belanti ada peningkatan volume air, pasalnya hujan masih turun, kejadian bencana lainnya hari ini ada tanah longsor menutupi jalan kurang lebih 10 meter di Kecamatan Piani.  


"Namun dari Polri bersama warga sudah membersihkan, arus lalu lintas di wilayah tersebut sudah normal kembali. Di Tatakan dan Lokpaikat ada pohon tumbang namun semua sudah clear di atasi," jelasnya.


Kata Kabagops Raindhard, kami, Polri selalu siap siaga, bahkan hari ini  bersama Kapolres ada kegiatan peduli kasih ke korban bencana di Hulu Sungai Tengah (HST) dengan mengirimkan bantuan berupa sembako, makanan siap saji, kemudian kebutuhan untuk anak-anak serta ibu-ibu.


Saat di singgung terkait banyak beredar isu di medsos yang membuat tambah panik masyarakat atau berita bohong, Kompol Raindhard berpesan agar kita lebih bijak dalam membuat konten-konten di medsos.


"Jangan menambah kepanikan bagi keluarga kita yang sedang kena musibah. Semoga banjir cepat berlalu," harap Kompol Raindhard.(ron).


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Cempaka Raya Tapin Tiga Hari Terendam Banjir

Terkini

Topik Populer

Iklan