Iklan

Jas Merah dan Jas Hijau Perpaduan yang Tak Terpisahkan

BERITA PEMBARUAN
Minggu, 31 Januari 2021, 16:01 WIB Last Updated 2021-01-31T09:06:09Z
Sekretaris DPC PDI-P Kabupaten Tapin Ir.Yusfianoor bersama para santri


RANTAU- Nahdlatul Ulama (NU) yang lahir 31Januari 1926 pada masa penjajahan kala itu. Pada dasarnya merupakan perlawanan terhadap penjajah. 


Hal ini didasarkan berdirinya NU dipengaruhi kondisi politik dalam dan luar negeri, sekaligus merupakan kebangkitan kesadaran politik yang ditampakkan dalam wujud gerakan organisasi dalam menjawab kepentingan nasional dan dunia islam umumnya.


Sekertaris DPC PDIP Kabupaten Tapin Ir Yusfianoor di harlah nya NU yang ke-95 Minggu 31 Januari 2021 kepada beritapembaruan.com mengatakan, PDI Perjuangan dan NU merupakan sahabat dan mitra sejati. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri pun selalu menegaskan kepada kami (kader PDIP) bahwa PDIP menempatkan NU sebagai sahabat dan mitra sejati untuk membumikan Pancasila.


"Kesamaan PDI Perjuangan dengan Nahdlatul Ulama terletak pada semangat sebarisan bersama rakyat kecil dengan komitmen kebangsaan yang kuat," ujar bang Yusfi sapaan akrab Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Tapin Yusfianoor.


Lanjut bang Yusfi, Ketua Umum PDIP instruksikan kader untuk tidak lupa pada perjuangan NU. Mengajak masyarakat khususnya warga Nahdliyin untuk berpijak pada sejarah yang diwariskan bung Karno, KH Hasyim Asy'ari, KH Wahid Hasyim, KH Wahab Chasbullah, KH Ahmad Dahlan serta tokoh dan ulama lainnya yang bersama sama berjuang demi bangsa.


"Nasionalisme Soekarnois populer dengan istilah Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah, kalangan Nahdliyin dengan istilah jas hijau, jangan sekali kali hilangkan jasa ulama, perpaduan ini kita ibaratkan buah semangka," paparnya.


Kemudian lanjut bang Yusfi, kita juga bersyukur saat reshuffle kabinet kemarin, Kementerian Agama dikembalikan menjadi porsinya NU atau wakilnya NU yang menjadi Menteri Agama seperti era Republik ini diawal kemerdekaan.


"Kami kader PDIP selalu diminta tidak melupakan sejarah perjuangan NU dan PNI pada zaman perjuangan. Merujuk tahun lahirnya NU 1926, kemudian PNI didirikan bung Karno 1927, dan pada tahun 1928 terlahir Sumpah Pemuda yang menjadi salah satu cikal bakal lahirnya negara Republik Indonesia ini," pungkasnya.(Ron)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Jas Merah dan Jas Hijau Perpaduan yang Tak Terpisahkan

Terkini

Topik Populer

Iklan