KPK Dalami Aduan Masyarakat Terkait Proyek Toilet di Kabupaten Bekasi


JAKARTA- Pelaksana Tugas Juru Bicara (Plt Jubir) Penindakan KPK, Ali Fikri menyatakan, bahwa pihaknya sudah menerima laporan dan akan menindaklanjuti dugaan penyimpangan proyek ratusan toilet di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dikatakannya laporan dari masyarakat tentang dugaan penyimpangan proyek toilet di Kabupaten Bekasi itu pihaknya akan melakukan verifikasi data.

"Sudah ada verifikasi dan telaah oleh tim pengaduan masyarakat KPK kepada pihak masyarakat pelapor. Namun demikian tentu terkait materi laporan tidak bisa kami sampaikan," kata Ali saat dihubungi, Senin (11/1/2021) 

Menurut Ali, verifikasi dilakukan untuk mengetahui apakah laporan itu masuk ke ranah tindak pidana korupsi atau bukan. Jika laporan dikategorikan sebagai korupsi, Ali meyakini maka KPK akan memproses lebih lanjut.

"Setelah diverifikasi data, KPK tentu akan melakukan langkah-langkah berikutnya sebagaimana hukum yang berlaku," terangnya.

Diketahui sebelumnya, proyek pembangunan toilet dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Pemerintah Kabupaten Bekasi sebanyak 488 toilet senilai Rp 200 jutaan per unit yang menyedot anggaran Rp 98 miliar dari APBD-P Kabupaten Bekasi tahun 2020 viral di media sosial.

Salah satu kontraktor berinisial GN mengaku untuk pembangunan perunit toilet sekolah berikut uang koordinasi lapangan dan setoran 10 persen setelah dipotong pajak sampai selesai hanya menghabiskan modal sebesar Rp47 juta sudah berikut bahan material dan jasa tukang. (Wahyu/Steve)

Lebih baru Lebih lama