Iklan

PMI Tapin Terus Gelar Aksi Kemanusiaan bagi Korban Banjir di Banjat

BERITA PEMBARUAN
Selasa, 19 Januari 2021, 23:57 WIB Last Updated 2021-01-26T09:52:45Z
PMI Kabupaten Tapin terus bergerak bantu warga terdampak di daerah pengungsian di Kecamatan Matraman Banjar,(foto ron)


BANJAR- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tapin terus melakukan aksi kemanusiaannya kepada masyarakat terdampak banjir.


Kini giliran warga pengungsi Desa Pematang Danau dan Desa Surian Kecamatan Matraman Kabupaten Banjar yang mendapat pengobatan gratis.


PMI Tapin tidak sendirian bersama TNI dari Kodim 1010/Rantau dan juga beberapa relawan dari Kabupaten Tapin diikutsertakan dalam aksi peduli kemanusiaannya.  


Kepala markas PMI Tapin Dwi Suryanto kepada reporter beritapembaruan.com mengatakan, kami berdasarkan permintaan PMI Kabupaten Banjar yang beralasan sebagian wilayah mereka Kecamatan Matraman dan Simpang Ampat mereka tidak bisa menjangkaunya. 


"Akses jalan menuju ke sini seperti kita ketahui jembatan Trans-Kalimantan terputus," ujar Dwi, Selasa (19/1/21). 


Maka kami dari PMI Tapin memberikan bantuan dalam bentuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak, juga bersama Kodim 1010/Rantau memberikan pakaian layak pakai, ada juga makanan berupa 1000 nasi bungkus dari relawan yang ada di Tapin.


"Bukan hanya itu, ada juga dari Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia dan Persatuan' Dokter Gigi Indonesia," ucap Dwi.


Dwi suryanto menjelaskan hasil pantauannya di lokasi penampungan sangat minim bantuan, terutama terkait kesehatan. Salah satu contoh kata Dwi, banyak sekali yang memerlukan perawatan kesehatan, ada juga ibu yang sedang hamil tua sudah seminggu berada di pengungsian ini belum mendapatkan pemeriksaan kesehatan kandungannya. 


"Alhamdulillah kami sekarang bisa melayani dan PMI Kabupaten Tapin akan berusaha melakukan aksi terbaik sesuai arahan PMI Provinsi maupun PMI pusat," tegasnya.


Sementara, dokter petugas pelayan kesehatan terdampak yang ditugaskan PMI Tapin Muhamad Firdaus menyampaikan, jumlah pasien yang minta pelayanan kesehatannya ada 72 orang, keluhan pasien umumnya pusing, darah tinggi dan kutu air, usia mereka umumnya untuk yang berobat 40-70 tahun.


"Selain melakukan pelayanan kesehatan gratis PMI juga memberikan edukasi dan permainan bagi anak anak terdampak yang ada di pengungsian, dengan memberi pertanyaan serta tebak tebakan. Lalu diberi hadiah satu bungkus jajanan anak," pungkasnya.(ron)




Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • PMI Tapin Terus Gelar Aksi Kemanusiaan bagi Korban Banjir di Banjat

Terkini

Topik Populer

Iklan