Iklan

DPPKB Kabupaten Karawang Gelar Pelatihan Jurnalistik Admin Medsos

BERITA PEMBARUAN
Selasa, 16 Februari 2021, 15:19 WIB Last Updated 2021-02-16T08:19:14Z
Peserta pelatihan jurnalistik admin medsos DPPKB Kabupaten Karawang


KARAWANG- Pada masa pandemi Covid-19, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang melaksanakan pelatihan bagi Admin Media Sosial (Medsos) bagi Satuan Pelayanan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dari 30 Kecamatan, Selasa, (16/2/2021).


Menggandeng Ikatan Penulis Pemerhati Kependudukan dan Keluarga Berencana (IP2KKB), para penyuluh diajarkan bagaimana cara mengelola media sosial di masing-masing kecamatan, observasi dan interview, menulis narasi, teknik mengambil gambar jurnalistik, membuat konten, Sosmed Branding, hingga editing video dan film pendek.


Ketua Ikatan Penulis Pemerhati Kependudukan dan Keluarga Berencana (IP2KKB) Karawang Ujang Gugun Gunawan menerangkan, DPPKB Karawang merupakan dinas yang pionir dalam penggunaan media sosial sebagai alat bantu menyosialisasi programnya.


IP2KKB yang merupakan mitra yang terdiri dari jurnalis dan pemerhati kependudukan dan KB ini memandang perlu turut serta memintarkan jajaran DPPKB sebagai mitra publikasi.


"Program KB yang saat ini dikenal sebagai program Bangga Kencana mengarah kepada kaum milenial yang aktif menggunakan medsos sebagai sasaran program, apalagi saat ini usia muda mendominasi pada piramida kependudukan di Indonesia. Program ini juga menjadi relevan dimana aktivitas penyuluhan terbatas karena pandemi Covid-19," ujar Gunawan.


Sementara disampaikan Hj. Sofiah, SH, selaku Plt Kepala DPPKB karawang, kegiatan orientasi jurnalistik ke 2 bagi admin pengelola publikasi dan media sosial Satpel PPKB kecamatan se Kabupaten Karawang ini, merupakan lanjutan dari inovasi strategi penyuluhan tahun sebelumnya. 


"Saat ini kami punya 30 admin pengelola medsos yang ditugaskan resmi untuk menyampaikan program-program Bangga Kencana di kecamatan. Sasarannya program KB juga tidak lagi hanya pada Pasangan Usia Subur (PUS), tetapi keluarga dan para milenial," paparnya. 


Lebih lanjut Sofiah menyitir arahan Presiden Joko Widodo pada Rakernas BKKBN yang baru lalu, bahwa sosialisasi program KB harus sudah memanfaatkan penggunaan media sosial sebagai alat memintarkan masyarakat, sehingga DPPKB memandang perlu mengadakan kegiatan ini agar para pengelola media sosial pada tingkat kecamatan lebih kreatif dan propesional.


"Tahun 2021 ada dua agenda besar yang di hadapi DPPKB, pertama adalah Pendataan keluarga yang dilaksanakan 5 tahun sekali pada bulan April ini, serta intruksi Presiden yang menunjuk BKKBN sebagai pengelola pengentasan stunting di Indonesia. Kerja berat ini akan lebih ringan bila dibantu sosialisasinya melalui media sosial, " pungkas Sofiah.(Mus)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • DPPKB Kabupaten Karawang Gelar Pelatihan Jurnalistik Admin Medsos

Terkini

Topik Populer

Iklan